Memanggil taruhan yang 'seharusnya' salah: cara kerja implied odds di poker
Pot odds bilang lipat, tapi pemain bagus tetap memanggil, dan mereka benar. Implied odds menghitung uang yang belum ada di pot: berapa lagi yang harus Anda menangkan di kartu terakhir agar sebuah call jadi menguntungkan.
Anda memegang dua kartu wajik di flop, dua wajik lagi terbuka di meja, jadi Anda tinggal satu kartu wajik dari sebuah flush. Lawan bertaruh, dan kalkulator kasar di kepala Anda mengatakan peluang menyelesaikan flush terlalu kecil untuk membenarkan biaya call. Menurut hitungan pot odds langsung, Anda harus melipat. Namun pemain berpengalaman di kursi sebelah memanggil tanpa ragu, dan dalam jangka panjang keputusannya benar. Selisih antara Anda dan dia bukan keberanian, melainkan satu konsep: implied odds, hitungan yang memasukkan uang yang belum ada di pot tetapi kemungkinan besar akan Anda menangkan bila kartu Anda datang.
Ulang dulu: apa itu pot odds
Sebelum ke implied odds, pastikan fondasinya kokoh. Pot odds adalah perbandingan antara ukuran pot saat ini dan biaya call yang sedang Anda pertimbangkan. Cara termudah memakainya adalah mengubahnya ke persen: bagi jumlah call dengan (pot setelah Anda ikut membayar).
Ambil contoh sederhana. Pot berisi 100 ribu. Lawan bertaruh 50 ribu, sehingga pot kini 150 ribu, dan Anda harus membayar 50 ribu untuk ikut. Persen yang Anda butuhkan adalah:
50 ÷ (150 + 50) = 50 ÷ 200 = 25 persen
Artinya, agar call ini menguntungkan berdasar pot odds saja, tangan Anda harus menang setidaknya 25 persen dari waktu. Sekarang bandingkan dengan peluang flush Anda.
Peluang yang tidak cukup, sekilas
Sebuah flush draw punya sembilan kartu penyelamat (outs): tersisa sembilan wajik di antara kartu yang belum terlihat. Dengan satu kartu lagi akan dibuka (dari flop ke turn), peluang salah satunya muncul adalah:
9 ÷ 47 = 19,1 persen
Angka 47 itu jumlah kartu yang belum Anda lihat setelah dua kartu Anda dan tiga kartu flop. Sebagai pintasan cepat di meja, aturan praktis “kalikan outs dengan dua” memberi sekitar 18 persen, cukup dekat. Bagaimanapun cara menghitungnya, 19 persen jelas lebih kecil dari 25 persen yang dituntut pot odds. Berdasar pot odds langsung, melipat adalah jawaban yang benar. Di sinilah kebanyakan pemula berhenti, dan di sinilah pemain menengah baru mulai berpikir.
Uang yang belum ada di meja
Implied odds bertanya: kalau flush saya datang di kartu berikutnya, berapa banyak tambahan yang bisa saya peras dari lawan? Sebab bila flush Anda jadi, lawan yang memegang tangan kuat kemungkinan akan membayar taruhan Anda di ronde terakhir. Uang tambahan itu, meski belum ada di pot sekarang, adalah bagian sah dari hitungan, karena ia akan menjadi milik Anda pada saat yang menentukan.
Rumus praktisnya membalik pertanyaan pot odds. Kita cari X, yaitu jumlah tambahan minimum yang harus Anda menangkan di kartu terakhir agar call sekarang menjadi impas:
biaya call ÷ (biaya call + pot sekarang + X) = peluang menang Anda
Masukkan angka contoh tadi. Call 50 ribu, pot sekarang 150 ribu, peluang menang 19,1 persen:
50 ÷ (50 + 150 + X) = 0,191
Selesaikan, dan X keluar sekitar 62 ribu. Tafsirannya sederhana dan berguna: Anda hanya perlu memenangkan rata-rata 62 ribu lagi dari lawan di kartu terakhir setiap kali flush Anda datang, dan call yang tadinya tampak salah berubah menjadi menguntungkan. Enam puluh dua ribu itu kira-kira sebesar taruhan sepertiga pot di ronde berikutnya, jumlah yang sangat realistis untuk ditagih dari lawan yang memegang tangan bagus. Pot odds melihat 19 persen lawan 25 persen dan berkata lipat; implied odds melihat uang masa depan dan berkata panggil.
Kapan implied odds justru menipu Anda
Implied odds adalah alat yang ampuh, tetapi ia mudah disalahgunakan menjadi pembenaran untuk memanggil taruhan buruk. Ada beberapa keadaan di mana uang masa depan yang Anda bayangkan tidak akan pernah datang, dan menyadarinya sama pentingnya dengan menghitung X.
Yang pertama adalah tumpukan chip yang tipis. Bila lawan hampir tidak punya chip tersisa, tidak ada yang bisa Anda peras di ronde berikutnya, sehingga X yang dibutuhkan menjadi mustahil dan call kembali merugi. Yang kedua adalah papan yang menakutkan. Flush termasuk draw yang paling mudah terbaca lawan; begitu kartu ketiga sewarna muncul di meja, lawan yang jeli sering berhenti membayar, justru pada saat Anda paling ingin ditagih. The Poker Bank merumuskannya dengan tepat: makin telanjang dan mudah ditebak tangan Anda, makin buruk implied odds-nya, dan makin tersembunyi sebuah tangan seperti straight atau set, makin besar implied odds-nya. Yang ketiga adalah lawan yang ketat dan disiplin, yang akan melipat begitu kartu draw Anda datang, sehingga taruhan tambahan itu tak pernah masuk ke pot.
Ada pula sisi gelap yang harus disebut, yaitu reverse implied odds. Kadang Anda mendapatkan kartu yang Anda kejar tetapi tetap kalah, misalnya flush Anda jadi namun lawan memegang flush yang lebih tinggi. Dalam kasus seperti itu, “kena” justru membuat Anda kehilangan lebih banyak, bukan menang lebih banyak. Draw yang lemah menuju kartu kedua-terbaik punya reverse implied odds yang besar, dan itu alasan bagus untuk melipat meski hitungan kasar tampak mengizinkan call.
Satu aturan yang layak dibawa pulang
Perbedaan antara pemain yang stagnan dan yang terus membaik sering kali terletak persis di titik ini: pemula membaca peluang dari pot yang terlihat, sedangkan pemain menengah membaca peluang dari pot yang akan terbentuk. Implied odds bukan izin untuk mengejar setiap draw; ia justru alat untuk menilai draw mana yang pantas dikejar dan berapa harga maksimal yang layak dibayar. Sebelum memanggil sebuah draw yang pot odds-nya kurang, hitung X yang Anda butuhkan, lalu tanyakan dengan jujur apakah lawan ini, di papan ini, dengan tumpukan ini, benar-benar akan memberikannya. Kalau jawabannya ya, panggil dengan percaya diri. Kalau ragu, ingat bahwa uang yang hanya ada di imajinasi Anda tidak pernah memenangkan pot.
Bacaan lanjutan
Ditulis oleh Rangga Saputra. Rangga Saputra menulis panduan permainan kartu dengan satu obsesi: memisahkan keputusan yang benar dari hasil yang kebetulan. Ia menjelaskan angka peluang selangkah demi selangkah agar bisa Anda periksa di meja mana pun.